Breaking

Friday, October 11, 2019

Instagram/stephaniepoetri

Putri bungsu Titi DJ dan Andrew Hollis Dougharty, Stephanie Poetri, saat ini sudah tinggal dan menetap di Amerika Serikat. Stephanie Poetri mendapat kontrak dari label musik kelas dunia 88rising, setelah lagu I Love You 3000 miliknya banyak digemari dan menjadi Viral.

Saat ditemui awak media, Titi DJ mengatakan bahwa dirinya tidak menyayangkan lagu I Love 3000 bisa viral dan membawa anaknya berkarir di dunia musik International. Titi DJ juga tidak menyayangkan anak bungsunya itu mampu membuat lagu seunik I Love You 3000.

"Saya enggak nyangka. Waktu lagunya saya dengar, lucu banget ini lagu. Enggak nyangka dia bisa buat lagu selucu itu dan banyak yang suka. Itu kan perlu skill tertentu untuk bikin lagu viral dan bahasa inggris pula. Kan bukan bahasa nomor satu kita, tapi banyak yang suka, saya kaget saja," ucap Titi DJ di kawasan senayan, kamis, 10 Oktober 2019.

Berkat lagu tersebut, Stephanie Poetri kini mulai mengembangkan karir di Amerika Serikat, Namun siapa sangka, Titi DJ ternyata sempat berat hati untuk mengizinkan putri bungsunya itu berkarir di negeri orang. Hingga akhirnya, pelantun lagu Tuhan Jaga Diriku itu pasrah demi kesuksesan Stephanie.

"Tadinya saya agak berat ya karena dia kan bungsu, perempuan pula kan. Tapi dia sangat semangat dan sangat enggak sabar untuk hidup mandiri jadi saya berpikir 'apalah saya anak kan titipan' jadi saya mikir kita orang tua harus bisa mengantarkan mereka ke gerbang kedewasaan mereka dengan cara apapun," katanya.

Lebih lanjut, Titi DJ mengungkapkan kalau Stephanie Poetri tidak mau dibayangi oleh nama ibunya. Maka dari itu, ia memilih berkarir di Amerika Serikat karena ingin berusaha sendiri tanpa memanfaatkan nama besar Titi DJ.

"Dia bilang enggak mau dikenal sebagai anak Titi DJ. 'Enggak mau berhasil karena dibawah nama besar ibuku. Aku mau berhasil karena usahaku'. Pembuktian juga buat dia. Dia berhasil domplengan nama ibunya. Di sana juga enggak ada yang tahu siapa Titi DJ," ujar Titi DJ.

-sumber : viva.co.id

No comments: