Pembalap tim Repsol Honda, Marc Marquez belum puas meski sudah memastikan diri menjadi dunia MotoGP 2019. Marquez membidik dua gelar yang tersisa yaitu juara dunia tim dan konstruksi.
Honda saat ini berada di puncak klasemen dengan total poin 331. Mereka unggul 77 poin atas Ducati di posisi kedua.
Marquez bisa mewujudkan gelar itu dengan syarat menjadi yang tercepat di MotoGP Jepang 2019 yang berlangsung di sirkuit Twin Ring Motegi, akhir pekan ini.
Ambisi itu dilakukan Marquez sebagai rasa terima kasihnya kepada Honda. Sebab, Honda memiliki andil besar dalam karirnya saat ini
"Akan sangat spesial buat saya bisa memberikan gelar juara untuk Honda. Dalam beberapa tahun terakhir, saya mampu meraih gelar juara disana, tetapi sekarang saya akan memiliki kesempatan untuk menjunjung orang-orang di Honda dan HRC, yang telah membantu merealisasikan musim 2019 dari balik layar," kata Marquez, dikutip Crash.
"Sekarang saatnya untuk membidik titel lainnya, masih ada gelar juara konstruktor dan tim. Saya sangat menantikan balapan di Motegi karena ini adalah balapan kandang Honda dan para fans Jepang merupakan penggemar yang sangat spesial," ucap pembalap 26 tahun tersebut.
Di sisi lain, gelar juara dunia MotoGP 2019 menjadi titel kedelapan Marquez. Gelar juara dunia pertama Marquez didapat di kelas 125cc pada 2011. Sementara itu, di ajang Moto2 Marquez sekali juara pada 2012. Di kelas MotoGP, Marquez menjadi pemenang pada 2013, 2014, 2016, 2017, 2018, 2019.
-sumber : Viva.co.id

No comments:
Post a Comment